ANALISIS DAMPAK IMPLEMENTASI ZAKAT DALAM PERENCANAAN PAJAK TERHADAP KEWAJIBAN FISKAL PADA PT. SUNTARJA SEKAYU
Main Article Content
Abstract
This descriptive study aims to analyze the impact of zakat implementation in tax planning on fiscal obligations and tax efficiency at PT. Suntarja. The research uses secondary data from the company’s 2024 financial statements. The analysis involves calculating zakat and corporate income tax (PPh Badan) payable. Without considering zakat as a deduction from taxable income (PKP), the corporate tax payable amounts to Rp.852,840,560. After applying zakat at 2.5%, the PKP is reduced by Rp.96,913,700, lowering the tax payable to Rp831,519,546. Thus, zakat implementation results in a tax efficiency of Rp.21,321,014. These findings indicate that zakat can be utilized in tax planning to reduce fiscal burdens. It is recommended that companies owned by Muslim stakeholders take advantage of zakat as a deductible expense, not only for fiscal benefits but also to demonstrate compliance with religious values and Islamic economic principles. The government is also encouraged to develop an integrated digital system between zakat payments and taxation to enable automatic and efficient tax deductions when zakat is paid through official channels.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish in Jurnal Ilmiah Akuntansi Rahmaniyah agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC BY-SA 4.0) Licensethat allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access)
References
Direktorat Jenderal Pajak. 2024. Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-3/PJ/2024 tentang Daftar Lembaga Penerima Zakat yang Diakui untuk Pengurangan Penghasilan Bruto. Jakarta: DJP.
Fithri, N., & Furqon, R. (2024). Efektivitas zakat dalam menurunkan beban PPh badan: Studi pada CV. Garmindo Mitra Sejahtera. Disclosure: Journal of Accounting and Finance, 5(2), 55–68. https://journal.iaincurup.ac.id/index.php/disclosure/article/download/8526/pdf/33908
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2010. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 254/PMK.03/2010 tentang Tata Cara Pemberlakuan Zakat sebagai Pengurang Penghasilan Bruto. Jakarta: Kemenkeu.
Kementerian Keuangan Republik Indonesia. 2019. PER DJP Nomor: PER 05/PJ/2019 Tentang Pengurangan Penghasilan Bruto atas Zakat. Jakarta: Direktorat Jenderal Pajak.
Nurazzah, I., & Sutikno, A. (2023). Analisis perencanaan pajak melalui pembayaran zakat perusahaan di PR. Semanggimas Agung Kediri. Pareto: Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 4(1), 21–30. https://jurnal.uniraya.ac.id/index.php/pareto/article/download/837/790
Priyono, A., & Nurhayati, R. (2022). Optimalisasi implementasi zakat sebagai pengurang penghasilan kena pajak: Studi pada wajib pajak Muslim di Indonesia. Tazkia Islamic Finance and Business Review. https://tazkia.ac.id/berita/populer/1321-optimalisasi-implementasi-zakat-sebagai-pengurang-penghasilan-kena-pajak-studi-pada-wajib-pajak-muslim-di-indonesia
Pemerintah Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang Nomor: 36 Tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. 2009. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. 2010. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2010 tentang Zakat atau Sumbangan Keagamaan yang Dapat Dikurangkan dari Penghasilan Bruto. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. 2011. Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pemerintah Republik Indonesia. 2021. Undang- Undang Nomor 7 Tahun 2021 Tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan. Jakarta: Sekretariat Negara.
Pramono, Sigit, dkk. 2024. Zakat Perusahaan - Konsep dan Metode Perhitungan. Jakarta: Ikatan Akuntan Indonesia.
Suandy, E. 2017. Perencanaan Pajak. Jakarta: Salemba Empat.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Yani, Fitri. 2024. Kajian Perencanaan Pajak: Strategi Efisiensi Keuangan dan Kepatuhan Hukum. Bandung: Universitas Komputer Indonesia. Diakses dari https://elibrary.unikom.ac.id/id/eprint/9721/8/12.%20UNIKOM_Santi%20Eryanti_BAB%20II.pdf
Zohani, A., & Suhendar, U. (2024). Implementasi zakat perusahaan sebagai perencanaan pajak di PT. Bumi Karang Picung. Ats-Tsarwah: Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, 2(1), 33–45. https://e-journal.stishid.ac.id/index.php/ats-tsarwah/article/download/268/195/930